0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Formas Pepak Gruduk DPRD

Masyarakat Klaten Tuntut Sekolah Gratis

Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Formas Pepak mendatangi Gedung DPRD Klaten menuntut pendidikan gratis. (dok.timlo.net/indratno eprilianto)

Klaten —  Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Klaten (Formas Pepak) mendatangi Gedung DPRD Klaten, Selasa (19/6) pagi. Mereka mengecam penyelenggaraan pendidikan yang ada di Klaten.

Dalam aksinya ini mereka juga membawa sejumlah poster yang bertuliskan kecaman terhadap pungutan yang dilakukan pihak sekolah baik SD, SMP hingga SMA sederajat saat masuk ke sekolah-sekolah.

“Kami meminta kepada Bupati Klaten dan wakil rakyat untuk menegakkan pelaksanaan PP Nomor 17 tahun 2010 dan Permendikbud Nomor 60 tahun 2011 secara murni dan konsekuen,” ujar Koordinator aksi, Yanti Susanti.

Padahal dalam aturan itu, kata Yanti, sudah ditegaskan bahwa sekolah dilarang menarik biaya operasional dan investasi. Namun kenyataannya masih ada sekolah yang menarik biaya kepada orangtua siswa. Misalnya lewat buku atau LKS, seragam, infaq, tabungan dan lainnya.

“Banyaknya sekolah yang masih memungut sumbangan orang tua (SOT) itu membuat sengsara rakyat kecil. Untuk itu kami menolak komersialisasi pendidikan,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar sekolah-sekolah melakukan transparasi dan pertanggungjawaban atas seluruh biaya penyelenggaraan pendidikan yang telah dibuat dalam Rancangan Anggaran Belanja (RAB) Sekolah.

“Kami menuntut kepada Bupati dan DPRD untuk membuat Perda tentang pendidikan. Selain itu juga harus diberlakukan sanksi tegas bagi sekolah yang melakukan pelanggaran,” imbuhnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge