0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sejumlah Kades Datangi DPRD Sukoharjo

Palapa Mukti: Tunda Pilkades Serentak di 125 Desa

Sejumlah Kepala Desa di Sukoharjo Saat Menyampaikan Aspirasi kepada Pimpinan DPRD (Dok. Timlo.net/ Sahid)

Sukoharjo — Puluhan perwakilan Kepala Desa se-Kabupaten Sukoharjo yang tergabung dalam Palapa Mukti, mendatangi Gedung DPRD Sukoharjo, Senin (18/6). Mereka menyampaikan aspirasi kepada dewan yakni menuntut penundaan pemilihan kepala desa serentak (Pilkades) yang rencananya akan digelar akhir tahun 2012, dan menuntut dana purna bakti bagi kepala desa dan perangkat desa yang pensiun.

Agus Tri Raharjo, Koordinator Palapa Mukti mengatakan, sejumlah kepala desa sepakat meminta penundaan Pilkades serentak hingga disahkannya RUU Desa yang saat ini digodok DPR RI. Menurutnya, dengan menunggu disahkannya RUU desa yang sebelumnya dijanjikan tahun ini selesai, dapat memberikan referensi termasuk kebijakan yang mengatur mengenai Pilkades.

“Kami meminta penundaan Pilkades serentak di 125 desa yang akan digelar pada Desember mendatang. Intinya menunggu RUU Desa hingga disahkan. Karena di dalamnya memuat aspek kebijakan tentang desa. Untuk yang pensiun kita usulkan adanya PLt (pelaksana tugas) terlebih dahulu,” ujarnya.

Sementara terkait dana purna bakti, dijelaskan hal itu mengacu pada Perda tahun 2005. Dalam Perda tersebut diatur tentang purna bakti bagi perangkat desa. Selain itu, di kabupaten lain sudah diberlakukan dana purna bakti bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa.

Ketua DPRD Sukoharjo Dwi jatmoko beserta wakil pimpinan DPRD dan Komisi I, menyatakan menerima aspirasi yang disampaikan para Kades. Dewan akan mempelajari terlebih dahulu, apakah tuntutan tersebut bisa sejalan dengan aturan yang berlaku.

“Kami terima aspirasi kepala desa. Kita akan pelajari dulu, karena memang harus sangat hati-hati dengan setiap keputusan dan kebijakan agar tidak berbenturan dengan aturan. Kalau perlu kita siap konsultasi ke Jakarta untuk mempertanyakan kemungkinan rekomendasi dan meloloskan tuntutan para kepala desa ini,” ungkap Dwijatmoko.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge