0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Sejarah Bung Karno Diusulkan Masuk Kurikulum Pendidikan

Bung Karno. (Foto diambil dari: http://wordpress.com)

Sragen — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Sragen, mengusulkan agar sejarah dan riwayat perjuangan Soekarno dimasukkan dalam kurikulum pendidikan. Hal ini dimaksudkan agar generasi muda bisa mengerti dan mengenang jasa-jasa Bung Karno sebagai pemimpin besar serta proklamator kemerdekaan RI. Demikian disampaikan Ketua DPC PDIP Sragen, Bambang Samekto, di sela acara panggung rakyat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bung Karno tahun 2012 di kompleks DPRD Sragen, Minggu (17/6).

Bambang mengatakan, peringatan Haul tahun ini sengaja mengambil tema Gagasan dan Tindakan Bung Karno di mata dunia. Tema ini diambil agar seluruh generasi muda bisa mengetahui sekaligus menerapkan ajaran Bung Karno untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa dan negara.

Menurut Totok, Bambang, yang sering dipanggil Totok ini, pandangan serta ajaran Bung Karno di mata generasi mudah sudah makin menipis. Bahkan banyak generasi muda yang sudah tidak tahu lagi apa jasa-jasa dari Sang Proklamator tersebut.

“Kami cukup prihatin dengan menipisnya pengetahuan tentang Bung Karno di mata generasi muda. Padahal ajaran Bung Karno sangat relevan demi kemajuan bangsa jika diterapkan,” katanya.

Totok juga mengusulkan ajaran serta sejarah terkat Bung Karno tersebut bisa dimasukkan dalam kurikulum pendidikan baik di sekolah tingkat dasar maupun lanjutan. Dengan demikian, generasi muda saat ini dan mendatang akan mengetahui jasa-jasa Bung Karno sebagai pendiri sekaligus peletak fondasi pembangunan bangsa setelah diumumkan merdeka pada tahun 1945.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge