0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasang Selebaran di Pohon Bakal Terkena Sanksi

Pemasangan medprom dengan dipaku di pohon seperti ini melanggar PermenPU dan bisa dikenai sanksi administrasi (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Medprom (media promosi) berujud baliho, spanduk, banner, selebaran dan media lainnya dilarang dipasang di pohon. “Tidak dibenarkan memasang (baliho, spanduk dll) dengan cara dipaku atau dikaitkan di pohon atau di tiang listrik. Jika dilakukan berarti melanggar Peraturan Menteri Pekerajaan Umum (PermenPU Nomor 20/PRT/M/2010 tentang Pedoman Pemanfaatan Penggunaan Jalan) yang ditindaklanjuti dengan adanya Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2006,“ ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonogiri, Ismiyanto didampingi Kasi Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, Wahri kepada Timlo.net, di ruanga kerjanya, Senin (18/6).

Dijelaskan, larangan terkait pemasangan medprom dalam PermenPU tertuang  pada BAB 14 Pasal 28. “Intinya dilarang memasang dengan dipaku, dikaitkan termasuk posisi medprom yang melintang di tengah jalan, ada sanksinya,“ tegas Ismiyanto.

Sanksi tersebut berupa sanksi administrasi, bisa berujud pencabutan atau pembatalan ijin medprom, atau pencabutan rekomendasi Bupati terhadap pemasangan media promosi.

Wahri menambahkan, selama ini di Wonogiri memang masih sering dijumpai pelanggaran itu. Dan langkah yang diambil Satpol PP adalah menertibkannya.

“Medprom kita tertibkan dan dibawa ke Kantor Satpol PP. Dan bagi pihak yang merasa memasangnya dipersilahkan datang ke kami, tapi selama kami melakukan penertiban rasanya belum ada pihak pemasang yang mengambilnya ke kami, entah alasannya apa,“ kata  Wahri.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge