0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Takkan Ubah Penyaluran BPMKS

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi). (Timlo.net/ Dhefi Nugroho)

Solo — Walikota Surakarta Joko Widodo memastikan tidak adanya perubahan mekanisme penyaluran Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS). Meskipun demikian ada sejumlah evaluasi guna memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Evaluasi tersebut di antaranya, BPMKS yang semula sistem kluster dirubah agar semua sekolah bisa terima. “Setiap tahun dievaluasi agar pelayanan kepada masyarakat bisa baik, bisa cepat. Untuk mekanisme sendiri tidak ada perubahan. Semua sekolah diberi rata,” ujar Jokowi kepada Timlo.net, Jumat (15/6) di Gedung Dewan.

Sesuai proses berjalan BPMKS selalu dievaluasi, dikoreksi. Menurutnya kalau salah ya harus dikoreksi, jangan malu bila dikoreksi. Jokowi memaparkan, semua SMK menerima BPMKS, sedangkan untuk SMP ditentukan. “Untuk SMP ada yang wilayah barat, timur, selatan, utara. Agar masyarakat mudah menjangkaunya,” ujarnya.

Sebelumnya DPRD meminta adanya perubahan mekanisme penyaluran BPMKS karena dinilai tidak tepat sasaran. Penyaluran BPMKS berpotensi terjadinya penyelewengan oleh sekolah.

Dalam Rapat Paripurna kemarin, DPRD sendiri merekomendasikan kepada Inspektorat agar melakukan investigasi terhadap adanya rekening ganda sekolah. Rekening tersebut biasanya merupakan rekening komite di luar rekening sekolah yang dilaporkan kepada Pemkot.

“Tidak boleh ada lagi rekening ganda atau rekening yang tidak dilaporkan. Kami meminta inspektorat melakukan investigasi terhadap rekening-rekening tersebut,” ujar Honda.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge