0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Pencairan Dana Hibah, Jokowi Hati-hati

Walikota Solo Joko Widodo (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo —  Rekomendasi Badan Anggaran DPRD Kota Surakarta tentang besarnya hibah yang belum dipertanggungjawabkan ditanggapi Walikota Surakarta Joko Widodo.

Jokowi, sapaan Walikota, mengatakan dana hibah tersebut tidak dicairkan karena petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) tidak jelas sehingga belum dibuat LPjnya.

Jokowi mengaku baru akan memanfaatkan dana hibah tersebut jika sudah jelas juklak dan juknisnya. “Yang paling besar kan hibah DAK Dikpora. Dari pada nanti dimanfaatkan kemudian nantinya tidak sesuai juklak juknisnya nanti justru menjadi masalah. Ra wani mas, ra wani (menggunakan –Red). Saya ngeman kepala dinas saya.,” ujarnya saat dicegat wartawan sesusai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung Dewan, Jumat (15/6).

Diakui, pihaknya sudah melakukan konsultasi tentang juklak juklik yang tidak jelas tersebut, namun kenyataannya juga tidak ada perubahan. “Sudah kita lakukan konsultasi tetapi nyatanya tidak dirubah. Memang ada beberapa daerah lain yang berani menggunakan tersebut. Tetapi saya memilih berhati-hati dengan tidak menggunakan. Dari pada nanti digunakan justru akan menjadi masalah,” tambahnya.

Hibah DAK Dikpora tersebut, tambah Jokowi merupakan DAK 3 tahun yaitu tahun 2010, 2011 dan 2012. Untuk tahun 2011 sudah ada juklak juklisnya, namun tidak jelas. “Antara pengelolaan keuangan dengan juklak juklisnya ngalor ngidul. Sedangkan untuk tahun 2012 ini juklak juklisnya belum turun,” pungkasnya seraya masuk ke dalam mobil dinas.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge