0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bocah 10 Tahun Jadi GPH

PB XIII Hangabehi Angkat Permaisuri

KRAy Adipati Pradapaningsih kini diangkat menjadi permaisuri PB XIII dengan gelar Kanjeng Ratu Paku Buwono (timlo.net - dhefi)

Solo —  Sewindu sudah Pakubuwono (PB) XIII Sinuhun Hangabehi menjadi raja di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Selama itu pula, dirinya belum mempunyai seorang permaisuri. Hingga akhirnya, pada Jumat (15/6) ini dirinya mengangkat sang istri, BRAy Asih Winarni atau yang dikenal dengan sebutan Ndoro Asih menjadi seorang permaisuri. Kini, gelarnya menjadi Kanjeng Ratu Paku Buwono.

Kabar diangkatnya Pradapaningsih menjadi permaisuri PB XIII Hangabehi disampaikan salah seorang kerabat keraton, KPH Adipati Sosronagoro. “Pemberian gelar oleh Sinuhun dilakukan sebelum prosesi Jumenengan tadi, dengan disaksikan oleh semua orang yang ada di dalam Dalem Ageng,” katanya kepada wartawan.

Ia menceritakan, prosesi pemberian gelar dilakukan pada pagi hari sebelum dilaksanakannya upacara jumenengan. Di dalam Dalem Ageng, ada sekitar 10 orang yang semuanya perempuan. Selain memberikan gelar permaisuri, Hangabehi juga mengangkat putranya dari Kanjeng Ratu Paku Buwono yang bernama Purboyo untuk mendapatkan gelar Gusti Pangeran Haryo (GPH). Saat ini, GPH Purboyo masih berusia 10 tahun dan masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Pemberian gelar pada Purboyo ditandai dengan sabda yang diucapkan oleh PB XIII. “Sinuhun mengucapkan, Ibumu dadi ratu, saiki kowe tak angkat dadi Gusti Pangeran Haryo (Ibumu sudah jadi ratu, sekarang dirimu saya angkat menjadi Gusti Pangeran Haryo). Kira-kira seperti itu tadi yang diucapkan oleh sinuhun,” ungkapnya.

Sementara Kanjeng Ratu Paku Buwono sendiri mengaku cukup bahagia dengan pengangkatannya menjadi Prameswari atau permaisuri. Namun dirinya juga menyadari, menjadi seorang permaisuri merupakan tugas yang berat. “Apa yang menjadi kehendak Sinuhun PB XIII saya harus sendiko dhawuh,” tuturnya.

Seperti diketahui, pernikahannya dengan KRAy Adipati Pradapaningsih merupakan pernikahan ketiga bagi Hangabehi. Pernikahannya dengan istri pertama dikaruniai 3 orang anak, kemudian diceraikan. Sementara pernikahannya yang kedua dikaruniai 3 orang anak, yang kemudian juga diceraikan oleh Hangabehi. Di pernikahannya yang ketiga inilah, Hangabehi dikaruniai seorang putra.

 

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge