0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kartu Transaksi Elektronik Gaet 17 Ribu Pengguna

KARTU BRIZZI-Kiri ke kanan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Yoscha Herman Sudrajat, Kepala Divisi Dana Jasa Bank BRI, Widodo Yanuarso dan Kepala Perum Damri Solo, menunjukkan kartu Brizzi sebagai sarana transaksi layanan Batik Solo Trans (BST) (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo —  Bank BRI senantiasa mengembangkan unit bisnisnya di pasar perbankan nasional. Melalui produk kartu transaksi elektronik Brizzi, BRI sukses menggaet 17 ribu pengguna di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Hal itu diungkapkan Wakil Pemimpin Cabang Bank BRI Yogyakarta, Ari Setyo Wibowo, kepada wartawan, di sela-sela acara’Pasar Rakyat 2012, di Lapangan Kota Barat, Solo, Jumat (15/6).

Guna menggenjot pertumbuhan pengguna, BRI pun berencana memperluas jaringan pemakaiannya. Selain bisa difungsikan sebagai sarana pembayaran untuk layanan bus dalam kota seperti Batik Solo Trans (BST), kartu tersebut juga akan dimanfaatkan untuk sarana pembayaran layanan kereta api Prambanan Ekspres (Prameks).

Bahkan, guna menggaet lebih banyak pengguna, diakui Ari, Bank BRI juga akan menggandeng sejumlah pengelola obyek wisata seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Di lokasi wisata ini, Brizzi akan berfungsi sebagai sarana pembayaran tiket masuk obyek wisata.

Sementara itu, di Kota Solo sendiri, sebanyak 2000 lembar kartu Brizzi, pada 2012 ini siap dilempar ke pasar guna melayani pengguna jasa bus Batik Solo Trans (BST). Kartu transaksi elektronik ini sengaja ditawarkan untuk mempermudah pembayaran tiket moda transportasi massal tersebut.

Kepala Divisi Dana Jasa Bank BRI, Widodo Yanuarso, mengemukakan hingga akhir 2012 ini, pihaknya siap memfasilitasi 2000 lembar kartu Brizzi bagi pengguna BST. Oleh sebab itu, guna mengoptimalkan layanan, selain menghadirkan di setiap cabang, manajemen bank juga akan menyediakannya di 90 merchant mitra bank.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge