0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Program BUMN Peduli

Warga Bayat Rame-rame Beli Sembako Murah

(Ilustrasi) Warga bawa paket Sembako. (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Ribuan warga Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten rame-rame membeli paket sembako murah di pasar murah desa setempat, Jumat (15/6). Paket sembako tersebut hanya dijual 30 persen dari harga sebenarnya.

Paket sembako murah tersebut merupakan program dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Peduli. Paket yang dijual di antaranya beras, gula pasir dan minyak goreng kemasan botol.

“Dalam satu paket itu terdiri dari 10 kg beras, 1 kg gula pasir dan 1 liter minyak goreng dalam botol. Harganya cukup murah yakni Rp 30.000 per paket. Lumayan bisa irit, karena jika beli di pasaran harganya bisa mencapai Rp 90.000,” ujar Yanti (35) warga Desa Gununggajah.

Kepala Desa Gununggajah, Sajiran, mengatakan, ada sebanyak 2.000 paket sembako murah yang merupakan bantuan dari BUMN Peduli untuk Desa Gununggajah.

“Kami menyambut baik atas bantuan sembako murah tersebut. Seluruh warga desa bisa mendapatkannya secara merata,” ujarnya.

Koordinator BUMN Peduli dari PT Pusri, Wayan Sadia, menjelaskan, pasar murah itu merupakan salah satu program BUMN Peduli. Untuk wilayah Jawa Tengah ada sebanyak 65.000 paket sembako yang dijual murah di semua kabupaten/kota se-Jateng.

“Program paket sembako murah ini bertujuan membantu masyarakat. Semua BUMN ambil peran, termasuk PT Pusri. Khusus untuk PT Pusri mendapat jatah daerah Klaten sama Kebumen, masing-masing daerah itu mendapat 4.000 paket,” ujar Wayan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge