0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tedjowulan Minta Ruang Transit Masjid Agung Dibenahi

Ketua Takmir Masjid Agung Keraton, H. Slamet Aby menunjukkan ruang transit di dalam masjid Agung Keraton (timlo.net - dhefi)

Solo —  KGPH Panembahan Agung Tedjowulan meminta kepada Takmir Masjid Agung Keraton Surakarta untuk memfungsikan kembali ruang transit Masjid Agung. Permintaan tersebut ia sampaikan usai melaksanakan Shalat Jumat di masjid Agung pada Jumat (15/6) siang.

Ketua Takmir Masjid Agung Keraton, H Slamet Aby mengatakan, dahulu Paku Buwono (PB) XII menggunakan ruang tersebut untuk transit sebelum sholat. “Gusti Tedjo (Tedjowulan –Red) tadi meminta untuk diperbaiki agar bisa dipergunakan kembali,” terangnya kepada wartawan.

Ruangan transit tersebut berukuran kira-kira 2 x 3 meter yang letaknya berada di sebelah selatan paling barat ruang utama Masjid Agung. Saat ini ruangan itu kosong dan tidak ada lampu penerangan di dalamnya. “Tadi minta dipasangi lampu, diberi cermin, meja dan perangkat lainnya,” ungkapnya.

Saat menggelar pertemuan dengan Takmir Masjid Agung, Tedjowulan memberikan motivasi pada semua pengurus masjid agar proses renovasi masjid Agung segera dilaksanakan. “Sesuai dengan Keppres  no. 23/1988, Masjid Agung dan Alun-alun menjadi aset keraton. Saya prihatin dengan kondisi keraton saat ini,” tuturnya.

Tedjowulan sendiri berjanji untuk menata kembali keraton agar lebih baik dari sebelumnya. “Keraton diharapkan agar kopen (terawat) dan kajen (terhormat),” ungkapnya.

Sementara dalam hal renovasi keraton, Tedjowulan meminta kepada pengurus Masjid Agung agar tak sungkan-sungkan berkomunikasi dengan dirinya. “Kalau dana yang dikucurkan nanti masih kurang harap disampaikan, saya akan berupaya mencari solusinya,” tambahnya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge