0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

5 Penjudi Capjiekia Online Ditangkap

Tersangka Penjudi Capjiekia Online Saat Diperiksa di Mapolres Sukoharjo (Dok. Timlo.net/ Sahid)

Sukoharjo – Kepolisian Resort Sukoharjo berhasil mengamankan 5 penjudi Capjiekia online di wilayah Kartasura Sukoharjo. Para tersangka penjudi tersebut ditangkap di warung milik Rusdi di komplek terminal lama Kartasura, Kamis (7/6) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kasubag Humas Polres Sukoharjo AKP Widodo, Jumat (15/6)  menjelaskan, penangkapan tersebut dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi adanya tindak perjudian Capjiekia online di wilayah itu. Dari penyelidikan di TKP, kemudian petugas menangkap 5 penjudi capjiekia yang diantaranya merupakan pengepul kupon, tambang atau penjual, dan pembeli.

“Para tersangka beserta barang bukti sudah kita amankan, saat ini berada di sel tahanan Mapolres Sukoharjo. Pengepulnya adalah Rubadi (54) warga Banyudono Boyolali. Tambangnya ada 2 yakni Sutardi (60) warga Sambi Boyolali dan Sunaryo (30) warga Ngabeyan Kartasura. Sementara 2 pembeli yakni Sugeng (62) warga Bekasi serta Nardi (56) warga Ngadirejo Kartasura,” jelas AKP Widodo.

Ditambahkan, perjudian jenis Capjiekia online ini menggunakan sistem angka melalui kupon yang dijual. Pilihan angka yang ditawarkan merupakan angka1 sampai 6 dengan warna merah dan hitam. Sedangkan yang beruntung angka yang dibeli tembus, mendapatkan 10 kali lipat. Waktu keluarnya angka tersebut melalui internet sebanyak 7 kali dalam sehari yakni pada pukul (08.00), (10.00), (12.00), (14.00), (16.00), (18.00), (20.00) dan terakhir pukul (22.00).

“Kita masih lakukan pengembangan terhadap perjudian online ini. Angka keluar di internet sebanyak 7 kali dalam sehari di jam jam tertentu. Kita masih melacak,” imbuhnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan bersamaan dengan penagkapan tersangka di antaranya, uang tunai sebesar Rp 560 ribu, 37 lembar kupon, 1 buah bolpoint hitam, 1 lembar kertas karbon, 1 buah hp merk cross warna hitam, jam tangan mirage dan 1 lembar kupon bertuliskan angka dengan nominal Rp. 5000.

“Tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp 25 juta,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge