0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Lembaga Adat Keraton Tak Bisa Cairkan Dana Hibah

Wakil Ketua DPRD Surakarta, Supriyanto (Dok.Timlo.net/Daryono)

Solo —  DPRD Kota Surakarta memastikan lembaga adat keraton yang berbentuk ormas tidak dapat dan tidak berhak mencairkan dana hibah keraton. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta yang juga Wakil Ketua Banggar, Supriyanto, saat ditemui Timlo.net, di ruang kerjanya, Jumat (15/6).

Pencairan dana hibah keraton, tambah Supriyanto, hanya bisa dicairkan oleh keraton sebagai sebuah lembaga yang dipimpin oleh raja. Lembaga keraton tersebut tidaklah sama dengan ormas yang bernama lembaga adat. “Justru kami mempertanyakan kenapa lembaga adat bisa menjadi ormas,” ujar Supriyanto.

Supriyanto menjelaskan, yang bisa mencairkan hibah keraton nantinya adalah lembaga keraton atau Pengageng Parentah Keraton atas kuasa raja. “Jika bukan raja harus ada surat kuasa dari raja kepada Pengageng Parentah Keraton,” tambah politisi Partai Demokrat ini.

Terkait kondisi saat ini dimana sudah ada rekonsiliasi dan kesepahaman di keraton, Supriyanto menyambut baik dan berharap keraton segera mengurus pencairan dana hibah. “Kami harap keraton segera mengajukan proposal hibah guna pencairan hibah sebesar Rp 300 juta tersebut. Tentunya dalam proposal tersebut harus ada tandatangan Sinuhun,” jelas Supriyanto.

Sedangkan untuk pelaksanaanya, Supriyanto menyerahkannya kepada internal keraton dengan pendampingan oleh Pemkot.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge