0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan: Revitalisasi Pasar Tradisional Gagal

Wakil DPRD Solo, Supriyanto (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo —  Pembangunan fisik pasar tradisional dinilai belum diikuti dengan meningkatnya aktivitas di pasar tradisional di Solo. DPRD Solo mengharapkan Pemkot mengevaluasi pengelolaan pasar tradisional saat ini.

Wakil Ketua DPRD Solo, Supriyanto mengatakan, revitalisasi pasar dengan konsep dua lantai merupakan kegagalan. Supriyanto mencontohkan Pasar Nusukan, Pasar Kembang, Pasar Sidodadi dan beberapa pasar tradisional  lainnya tidak diminati masyarakat. “Hal inilah yang harus menjadi evaluasi ke depannya. Supaya tidak menjadi persoalan serupa di kemudian hari,” ujar Supriyanto.

Supriyanto menyarankan, jika dengan konsep dua lantai sebaiknya lantai pertama sebagai basement area parkir, baru lantai 2 untuk pasarnya.  Evaluasi kami 5 tahun ini, konsep dua lantai dengan penambahan kios dan los justru tidak efisien,” lanjut Supriyanto kepada Timlo.net, Jumat (15/6) di Gedung Dewan.

Menurutnya, penambahan los dan kios baru di lantai 2 justru tidak membuat efisien dan tidak diminati masyarakat sehingga banyak kios yang tidak terjual. “Dengan banyaknya kios tak terjual otomatis berakibat pada menurunnya  pencapaian retribusi pasar,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge