0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ekspor Naik 30%

Vietnam, Pasar Subur Kerajinan Lokal

Solo — Vietnam belakangan ini menjadi pasar subur bagi pemasaran produk kerajinan nasional. Hal ini terlihat dari melambungnya volume ekspor ke kawasan tersebut yang mencapai 20 persen hingga 30 persen di sepanjang kwartal I 2012.

Peningkatan ini diakui Sekretaris Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) BPC Surakarta, Azis Bakhtiar, saat dihubungi Kamis (14/6), tidak lepas dari makin diminatinya produk kerajinan Indonesia di pasar Vietnam. Tercatat ada tiga jenis produk kerajinan asal Solo yang belakangan membukukan banyak permintaan, di antaranya perabot rumah tangga, aksesori kerajinan tangan dan kerajinan patung batu.

Meski sebenarnya ketiga jenis produk tersebut secara reguler sudah diekspor ke Vietnam, namun baru pada 2012 ini permintaannya menunjukkan adanya peningkatan. Kenaikan volume ekspor sebesar 20 persen hingga 30 persen ini, menurut Azis, baru dirasakan tahun ini sejak lima tahun terakhir.

Kondisi ini jelas memberi angin segar bagi pelaku usaha Kota Bengawan. Mengingat lebih dari dua tahun terakhir, ekspor produk handicraft menuju Eropa dan Amerika cenderung menurun. Hal ini sebagai dampak langsung dari krisis fiskal yang mengguncang kedua kawasan tersebut dalam beberapa tahun terakhir.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge