0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Aksi Pembobolan Kontainer

Awas! Produk Ekspor Rawan ‘Menguap’ di Jalan

Solo — Kalangan eksportir belakangan cukup dibuat resah dengan maraknya aksi pembobolan kontainer yang dilakukan oknum tidak bertanggungjawab. Akibat ‘menguapnya’ produk ekspor ini, kerugian yang ditanggung perusahaan ditaksir bisa mencapai 67.695,52 Dolar Amerika.

Sebagaimana yang baru-baru ini dialami PT Primayudha Mandiri Jaya. Perusahaan pemintalan benang ini, menurut Sekretaris Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Boyolali, Ruwiyatmo, harus rela kehilangan sebagian produk ekspornya di dalam kontainer secara berturut-turut.

Tak tanggung-tanggung, isi kontainer berkurang mulai dari seperempat hingga setengah kapasitas muatan. Diduga kehilangan barang terjadi selama dalam perjalanan hingga pelabuhan. Tercatat dalam empat kali pengiriman, PT Primayudha harus menanggung kerugian sebesar 67.695,52 Dolar Amerika, pasalnya dalam frekuensi pengiriman itu perusahaan senantiasa kehilangan produknya.

“Hal ini tentu saja tidak hanya merugikan perusahaan saja, tapi lebih dari itu kepercayaan buyer terhadap eksportir nasional akan turun,” ujar Ruwiyatmo kepada wartawan, di Sekretariat Apindo Solo, Kamis (14/6).

Selain dialami PT Primayudha Mandiri Jaya, ‘menguapnya’ produk ekspor yang akan dikirim ke Singapura, Korea maupun negara-negara di Eropa ini juga menimpa PT Bintang Asahi Textile Industry dan PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex). Menurut Ruwiyatmo, Bintang Asahi sempat kehilangan separuh isi kontainernya selama dalam perjalanan.

“Saat ini Apindo baru melakukan investigasi ke titik-titik kehilangan dan dalam waktu dekat akan audiensi dengan aparat Polda,” pungkas Ruwiyatmo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge