0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

4 Kali Diterjang Banjir, Proyek Jembatan Terhambat

Pembangunan Jembatan Sepi di lereng Merapi yang terhambat akibat diterjang banjir (dok.timlo.net/byl)

Boyolali —  Pembangunan Jembatan Sepi, Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Boyolali yang merupakan tahap lanjutan pembangunan infrastruktur di lereng Gunung Merapi mulai dilakukan. Sayangnya, pembangunan ini terkendala dengan cuaca yang tidak menentu di puncak Merapi. Salah satunya adalah hujan yang mengakibatkan banjir.

Sejauh ini, pembangunan yang dimulai dua minggu lalu sudah empat kali diterjang banjir. Akibatnya, pembangunan jembatan yang menghubungkan Dusun Bakalan dan Sumber tersebut terpaksa dihentikan sementara sambil menunggu kondisi memungkinkan.

“Sudah empat kali diterjang banjir, ya kita hentikan pekerjaanya, besoknya baru kita kerjakan lagi,” ungkap Ngadiyo, salah satu pekerja jembatan di lokasi, Kamis (14/6).

Pembangunan Jembatan Sepi sendiri berada di bawah jembatan Gantung Sepi. Jembatan yang dibangun dengan biaya dari pusat sebesar Rp 706 juta nantinya diperuntukkan bagi angkutan dengan muatan banyak.

”Kalau lewat di Jembatan Gantung kapasitasnya dibatasi 3 ton, padahal banyak mobo, sayur dan batu yang muatanya lebih,kasihan kalau harus melintas memutar dengan jarak lebih jauh,” ungkap Kades Jrakah, Tumar.

Untuk tahap rekonstruksi sendiri, Pemkab Boyolali mendapat kucuran dana dari pusat sebesar Rp 31 miliiar. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan jalan sebesar Rp 17 miliiar sedang sisanya digunakan untuk pembangunan berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi dan pertanian. (byl)



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge