0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Karena Belum Kirim Surat Permintaan Maaf

Tedjowulan Diultimatum Gusti Moeng

KGPH Panembahan Agung Tedjowulan (timlo.net - dhefi)

Solo — Sehari menjelang Jumenengan Pakubuwono (PB) XIII Sinuhun Hangabehi, Kamis (14/6), KGPH Panembahan Agung Tedjowulan belum mengirimkan surat permohonan maaf ke Hangabehi. Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah memberikan batas waktu sampai dengan jam 12.00 WIB,  siang ini (Kamis siang) bagi Tedjowulan untuk mengirimkan surat permohonan maaf tersebut.

Gusti Moeng, sapaan GKR Koes Moertiyah, tidak main-main atas ultimatum yang diberikan pada Tedjowulan tersebut. “Saya beri waktu sampai jam 12 siang ini,” tuturnya, Kamis (14/6). Jumenengan PB XIII akan digelar Jumat (15/6).

Ia menuding kalau Tedjowulan mengingkari kesepakatan yang telah disikapi bersama. “Sudah jadi solusi dengan melakukan pertemuan dengan Muspida. Kalau tidak dijalankan kan salahnya sendiri. Kita punya aturan di dalam sini,” terangnya.

Jika ultimatum yang diberikan pada Tedjowulan tidak dipenuhi, tidak menutup kemungkinan pada prosesi Jumenengan, Tedjowulan tidak diperbolehkan masuk keraton. Gusti Moeng berharap Sinuhun Hangabehi juga mematuhi peraturan atau adat di dalam keraton.

“Tidak bisa Sinuhun sendiri. Ada lembaga, ada keluarga. Sinuhun juga harus tahu aturannya,” katanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge