0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Klaten Targetkan Surplus 125 Ribu Ton Beras

Petani 8 Desa Rame-rame Gropyok Tikus

Gropyokan tikus di lahan pertanian Klaten (dok.timlo.net/indratno eprilianto)

Klaten — Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Klaten bersama petani di Desa Ngolondono, Kecamatan Karangdowo, Klaten, Kamis (14/6), rame-rame menggelar geropyokan tikus secara massal.

Pembasmian tikus ini dilakukan petani dengan pentungan dan longses. Gropyokan massal terus dilakukan mengingat hama tikus menjadi musuh nomor satu bagi petani di lahan sentra padi di Klaten.

“Gropyokan massal serentak dilakukan di delapan desa di Kecamatan Karangdowo termasuk Desa Ngolondono,” kata Kepala Dispertan Klaten, Wahyu Prasetyo.

Wahyu menjelaskan, sejak bulan Mei, tikus telah menyerang lahan padi seluas 152 hektare di 12 kecamatan di Klaten. Sedangkan pengendalian dilakukan di lahan seluas 665 hektare.

“Dari pengendalian itu saat ini hanya menyisakan 147 hektare yang masih terserang. Dengan gerakan gropyokan massal ini serangan hama tikus diharapkan akan semakin berkurang,” ujarnya.

Wahyu mengatakan, dari luas lahan sawah 23.167 hektare di Kabupaten Klaten, per tahun rata-rata bisa menghasilkan lebih dari 300 ribu ton gabah kering panen (GKP). Dengan rata-rata produksi 9-10 ton GKP per hektar.

“Untuk tahun 2012 ini, Klaten menargetkan surplus beras sekitar 125 ribu ton atau naik dari surplus tahun lalu yang hanya 12 ribu ton. Kami optimis target tahun ini akan tercapai mengingat hingga Juni ini sudah 60 persennya,” jelas Wahyu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge