0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seputar Dugaan Perusakan BCB

Polresta Limpahkan Laporan Pembongkaran Saripetojo ke BP3

Bekas Pabrik Es Saripetojo (timlo.net - dhefi)

Solo — Belum ditetapkannya bangunan bekas pabrik es Saripetojo, Purwosari, Laweyan, Solo sebagai BCB (Benda Cagar Budaya), membuat Polresta Solo yang mendapat laporan KPCBN (Komunitas Pecinta Cagar Budaya Nasional) atas pembongkaran Saripetojo melimpahkan perkara pembongkaran itu ke BP3 (Balai Pelestarian dan Peninggalan Purbakala).

Polisi menemui kendala untuk menindaklanjuti dugaan perusakan BCB yang dilaporkan KPCBN. Hal ini karena polisi masih belum memegang secara pasti status Saripetojo masuk dalam BCB (Bangunan Cagar Budaya).

“Unsur belum memenuhi, sekarang perkara ini dilimpahkan ke BP3, karena yang dianggap BCB belum jelas,” kata Kasat Reskrim Polresta Solo Kompol Edi Suranta Sitepu kepada wartawan, Rabu (13/6).

Lebih jauh Kompol Edi Suranta Sitepu mengungkapkan, pelimpahan perkara ini bukan berarti proses penyelidikan dihentikan. “Proses tetap berlanjut, hanya saja kami harus benar-benar memegang dokumen Saripetojo yang sudah ditetapkan sebagai BCB,” lanjut Sitepu.

Dari informasi yang di himpun Timlo.net, selama ini Saripetojo telah didaftarkan sebagai BCB, namun hingga kini belum disahkan oleh Kemenbudpar.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge