0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pencanangan Slogan Pasar Perajut Ati

Kenduri Ageng Sarana Promosikan Pasar Tradisional

ilustrasi (timlo.net - dhefi)

Solo – Sebagai upaya untuk mempromosikan pasar tradisional, sejumlah tumpeng beraneka warna akan dikirab. Kirab tumpeng yang dilaksanakan pada Jumat (15/6) mendatang yang terpusat di kawasan Ngarsopuro merupakan salah satu rangkaian dari puncak acara Kenduri Ageng Semarak Pasar Tradisional yang digelar selama empat hari mulai, Kamis (14/6) besok.

Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Solo, Subagiyo mengatakan, pelaksanaan Kenduri Ageng Semarak Pasar Tradisional bertujuan untuk mengangkat kembali citra pasar tradisional yang mulai meredup. “Perlu adanya upaya untuk melakukan promosi pasar tradisional. Meskipun secara fisik telah dilakukan banyak perubahan, namun upaya promosi perlu ditingkatkan lagi,” katanya, Rabu (13/6).

Selama 4 hari, akan digelar berbagai kegiatan dan pentas kesenian di 3 pasar, yakni Pasar Jongke, Pasar Nusukan, dan Pasar Ngarsopuro. Ragam acara yang digelar mulai dari performance kesenian dari grup lokal, seperti kethoprak, fashion etnic, gamelan, sampai dengan parade band.

Sementara, acara tumpengan diikuti oleh komunitas pedagang dari 43 pasar yang ada di Kota Solo. “Tumpengan akan diusung para pedagang dengan didampingi lurah pasar masing-masing dengan mengenakan pakaian tradisional,” terangnya. Acara tersebut rencananya akan dimulai pada pukul 14.00 WIB.

Selain melakukan kirab, ada prosesi Umbul Donga yang dilaksanakan di plataran Pasar Ngarsopuro. Pasca pembacaan doa, selanjutnya tumpeng akan dimakan secara bersama dengan pengunjung yang ada di lokasi.

Dalam kesempatan itu pula, Walikota Solo Joko Widodo akan mencanangkan slogan “Pasar Perajut Ati” sebagai sarana untuk mempromosikan pasar tradisional yang ada di Kota Solo. “Pencanangan slogan tersebut dimaksudkan untuk memacu semangat para komunitas pasar yang ingin menarik hati pembeli lewat interaksi yang ramah dan nyaman, kejujuran dalam berinteraksi dan lingkungan yang bersih,” jelas Subagyo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge