0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Indisipliner, 4 PNS di Klaten Terancam Sanksi Berat

Petugas berhasil menjaring puluhan PNS di Klaten yang membolos saat jam kerja. Mereka terjaring di berbagai pusat perbelanjaan di wilayah ini. (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Sebanyak empat pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Klaten terancam sanksi berat lantaran indisipliner dalam pekerjaannya.

Data yang dihimpun di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Klaten, keempat PNS tersebut di antaranya Sum dari Dinas Pendidikan, Bud seorang pengawas pendidikan nonformal, Muj dari Dinas Pendidikan dan Pur.

“Keempat PNS tersebut saat ini sedang menjalani proses di Tim Disiplin PNS, untuk selanjutnya menunggu keputusan dari bupati,” ujar Kepala Bidang Umum BKD Klaten, Djoko Purwanto kepada wartawan, Rabu (13/6).

Djoko menjelaskan, dalam PP 53 Tahun 2010, beberapa jenis sanksi berat yang dapat dijatuhkan pada PNS yang indisipliner. Yakni, mulai dari penurunan pangkat, dicopot  jabatannya, diberhentikan tidak hormat dan diberhentikan dengan hormat.

“Kami masih belum mengetahui jenis sanksi apa yang akan diterima empat  PNS tersebut. Yang jelas dalam menjatuhkan sanksi kami selalu melaksanakan sesuai dengan prosedur,” jelas Djoko.

Sebelumnya dikabarkan, Tim Penegak Disiplin PNS BKD Klaten bersama Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Klaten, Selasa (12/6), berhasil menjaring puluhan PNS yang membolos saat jam kerja. Mereka terjaring di berbagai pusat perbelanjaan di wilayah ini.

Razia terhadap PNS indisipliner akan terus digelar menyusul banyaknya keluhan masyarakat tentang kedisiplinan PNS yang diterima tim. Para PNS yang gajinya menyedot APBD paling banyak tersebut, sering ditemukan berada di pusat perbelanjaan saat jam kerja masih berlangsung.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge