0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Elpiji 50 Kg Tembus Rp 467.750

Solo —  Harga liquid petroleum gas (LPG) alias gas Elpiji ukuran 50 kilogram di Kota Solo, mulai pertengahan pekan lalu menunjukkan adanya kenaikan yang cukup signifikan. Tercatat, gas yang banyak dikonsumsi oleh sektor industri ini harganya melambung hingga tembus Rp 467.750 pertabung.

Ketua Bidang LPG 50 Kg Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Solo, Tien Suprapto, menyatakan kenaikan tersebut mulai terjadi pada Kamis (7/6). Kenaikan terjadi lantaran pengaruh harga pasar yang mana Elpiji ukuran 50 kilogram naik Rp 100 ribu dari harga semula sebesar Rp 367.750.

Meski terjadi kenaikan harga, namun diakui Tien, hal itu tidak banyak memengaruhi permintaan konsumen. Pasalnya, Elpiji 50 kilogram sejauh ini lebih banyak dimanfaatkan sektor industri untuk mendukung kegiatan usaha.

“Tidak ada pengaruh signifikan dengan adanya kenaikan ini. Mengingat Elpiji 50 kilogram ini kan untuk industri,” ujarnya kepada wartawan, di kantor setempat, baru-baru ini.

Sejauh ini, menurut Tien, konsumsi terbesar Elpiji ukuran 50 kilogram banyak datang dari pelaku industri jasa dan perdagangan, seperti rumah sakit dan restoran. Hiswana Migas Solo mencatat, permintaan gas petroleum cair ini mencapai lebih dari 4000 tabung setiap bulan, khusus di Kota Solo. Sementara untuk kawasan Soloraya kebutuhannya di atas 6000 tabung setiap bulan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge