0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Melunak, DPRD Bakal Kawal SIEM di Balekambang

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Trafficking, Paulus Haryoto (dok.timlo.net/red/aji)

Solo – Setelah sempat bereaksi keras menolak gelaran Solo International Ethnic and Contemporary Music ( SIEM ) di Taman Balekambang, anggota DPRD Kota Surakarta dari Fraksi PDIP Paulus Haryoto, mulai melunak. Jika memang tetap digelar di Taman Balekambang, DPRD akan mengawal pelaksanaan SIEM guna menjamin tidak adanya kerusakan di  taman konservasi tersebut.

Menurut Paulus, pada prinsipnya dirinya menolak berlangsungnya SIEM di Taman Balekambang. Hanya saja, jika memang sudah menjadi keputusan Pemkot untuk tetap  menggelar event tersebut di Balekambang, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. “Jika Pemkot tetap tidak mau memindahkan ya mau gimana lagi. Kami akan mengawal pelaksanaannya saja,“ ujar Paulus saat ditemui Timlo.net, Rabu (13/6) di Gedung Dewan.

Lebih jauh, Paulus memberi saran, utamanya hewan-hewan di Balekambang untuk dipindah ke tempat yang memungkinkan. “Saya tidak tahu teknisnya. Mungkin untuk hewan bisa dipindah ke TSTJ, misalnya. Atau juga bisa sementara dikembalikan kepada komunitas yang memiliki hewan tersebut. Jika tidak dipindah, polusi suara selama 5 hari jelas akan membuat stres hewan-hewan di sana,” tambahnya.

Sedangkan untuk tanaman-tanaman, Paulus sudah menerima informasi bahwa Event Organizer (EO) akan membuat barikade guna melindungi tanaman supaya tidak terinjak. Paulus  mengaku akan melihat sejauh mana jaminan EO dan juga langkah-langkah yang EO lakukan.

Sesuai jadwal SIEM bakal digelar pada 4-8 Juli 2012 di Taman Balekambang. Event 2 tahunan ini dibiayai menggunakan anggaran APBD Kota Solo sebesar Rp 168 juta .



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge