0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Beri Rambu-rambu Pembangunan Hotel di Saripetojo

Bekas Pabrik es Saripetojo (timlo.net - dhefi)

Solo – Pemkot akan membuat rekomendasi kepada Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) untuk melakukan pendampingan proses pembongkaran bekas pabrik es Saripetojo, Purwosari, Solo. Rencananya, pembongkaran sisa-sisa bangunan pabrik yang berada di area seluas 1,4 hektar tersebut akan dimulai pada Juli mendatang.

Walikota Solo, Joko Widodo mengatakan, pihaknya tetap mengacu pada peraturan yang ada, yakni Perda No 5/2011 tentang Pembinaan Pasar Tradisional Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, serta Undang-undang no.11/2010 tentang Cagar Budaya. “Kalau dari BP3 sudah merekomendasikan, baru bisa dilanjutkan,” kata Jokowi, sapaan Walikota kepada wartawan, Rabu (13/6).

Meski Jokowi telah memberikan jalan bagi Perusda Citra Mandiri selaku pemilik aset Saripetojo untuk melanjutkan rencana pembangunan hotel, namun ada beberapa hal yang menjadi catatannya. Ia memberikan “rambu-rambu” untuk menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH), ruang parkir yang memadai dan karakter hotel yang sesuai dengan ciri Kota Solo. “Masalahnya belum ketemu (dengan Citra Mandiri –Red). Katanya dalam waktu dekat ini mau ketemu, tapi nyatanya belum,” ungkapnya.

Sementara, Kasi Pelestarian dan Pemanfaatan BP3, Gutomo menjelaskan, permintaan pendampingan dari BP3 tersebut merupakan rekomendasi dari Gubernur Jateng, Bibit Waluyo. “Kami siapkan pendampingan dengan mengirim Arkeolog,” terangnya.

Menurutnya, pembongkaran bangunan Saripetojo tetap dilakukan oleh Perusda Citra Mandiri. “Kami hanya merekomendasikan mana bangunan yang boleh dibongkar dan mana yang tidak,” tambahnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge