0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pre event Solo Kampung Art

Penthul Nagih Janji di Monumen Banjarsari

Pre event Solo Kampung Art di Monumen 45 Banjarsari Selasa (12/6) malam menampilkan kesenian Topeng Barangan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pre event Solo Kampung Art yang diselenggarakan di Monumen 45 Banjarsari, Selasa (12/6) malam, menampilkan kesenian Topeng Barangan yang mengetengahkan lakon “Penthul Nagih Janji”.

Pertunjukan yang digelar selama 1,5 jam tersebut bercerita tentang seorang Raja Kediri yang diserang Raja Bali. Di saat terdesak, Raja Kediri mengadakan sayembara, “Barang siapa bisa mengusir Raja Bali dari negaranya maka akan dinikahkan dengan anaknya, Dewi Tamioyi”.

Maka Penthul tampil dan mengikuti sayembara tersebut. Akhirnya Penthul berhasil mengusir Raja Bali tersebut dari Negeri Kediri. Penthul menagih janji Raja Kediri, tetapi raja berkelit dan tidak menepati janjinya untuk menikahkan Dewi Tamioyi dengan Penthul.

Joko Santoso selaku koordinator dalang dalam pementasan Topeng Barangan mengatakan, kesenian tersebut dahulu berasal dari Klaten. “Tetapi karena di Klaten sulit berkembang maka kami memindahkannya ke Solo,” ujarnya.

Pementasan tersebut dibawakan sekitar 10 orang, terdiri dari pemain topeng, pemain saron, gong, gender, kenong serta kepyak. “Dulu Topeng Barangan ini berasal dari klaten, dan dibawakan kurang lebih 10 orang,” ujarnya.

Sejarah Topeng Barangan, lanjut Joko Santoso, berasal dari jaman Jepang. Dikarenakan kebutuhan susah pada jaman tersebut maka para seniman jaman dulu menciptakan kesenian ini untuk mbarang (ngamen). Tetapi bukan uang yang diperoleh, melainkan kebutuhan pokok untuk makan sehari-hari. Seiring berlalunya waktu maka seni topeng barangan ini juga diwarisi oleh para keluarga seniman jaman dulu tersebut. “Yang mementaskan ini masih keluarga semua, mulai ponakan, paman, dan adik. Pokoknya masih keluarga,” ujarnya saat ditemuai setelah pementasan.

Dia berharap agar pementasan semacam ini tetap lestari dan tidak hanya diturunkan dari anak dan bapak saja, melainkan semua bisa mempelajari kesenian Topeng Barangan ini.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge