0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Angka Kematian Bayi Didominasi Neonatal

Solo – Angka kematian bayi (AKB) yang terjadi di Kota Solo lebih didominasi pada masa neonatal, atau kematian bayi yang berumur kurang dari 28 hari. Data dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, 41 dari 48 kasus kematian bayi yang terjadi selama kurun waktu 2011 lalu, termasuk dalam rentang usia neonatal.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Kesehatan Masyarakat (Binkesmas) DKK Solo, Dwi Martyastuti mengatakan, ada beberapa penyebab tingginya angka kematian bayi dalam rentang usia neonatal. “Ada beberapa penyebab, diantaranya bayi berat lahir rendah (BBLR), afiksi atau sesak nafas saat lahir dan kelainan genital pada bayi,” terangnya kepada wartawan, Rabu (13/6).

Secara umum, angka kematian bayi di Kota Solo cenderung masih di bawah batas angka rata-rata kematian bayi secara nasional. Dalam kurun waktu 2011, AKB di Kota Solo tercatat 5,7 per 1000 kelahiran hidup. Sementara, rata-rata AKB secara nasional mencapai 23 per 1000 kelahiran hidup.

Dari sejumlah kasus yang terjadi, mayoritas kematian bayi terjadi di daerah pinggiran kota Solo. “Mungkin hal itu berkaitan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat,” ungkapnya.

Sementara, DKK saat ini tengah berupaya untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang masa kehamilan dan persalinan, termasuk resiko-resiko yang terjadi.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge