0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TMMD di Sragen Rehab 10 Rumah Tak Layak Huni

Wakil Bupati Sragen, Daryanto, dalam penutupan TMMD Tahap I, di Lapangan Desa Gabugan, Kecam,atan Tanon, Sragen. (dok.timlo.net/agung)

Sragen — TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap I tahun 2012 di Sragen ditutup Wakil Bupati Daryanto, di Lapangan Desa Gabugan, Kecamatan Tanon, Selasa (12/6).

Pasiter Kodim 0725/Sragen, Kapten Inf Winarno, dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan TMMD pada tahap I ini berlangsung selama 21 hari, mulai 23 Mei hingga 12 Juni 2012. Ada dua sasaran program yang dikerjakan, yaitu sasaran fisik dan nonfisik yang telah berhasil diselesaikan 100%. Untuk sasaran fisik di antaranya pengecoran jalan sepanjang 1.055 meter dengan lebar 2 kali 75 cm, pembuatan gorong-gorong dan  rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH).

“Sedangkan untuk sasaran nonfisik, yang dilaksanakan berupa pelayanan keluarga berencana (KB), penyuluhan KB, Kamtibmas, kesehatan masyarakat, pertanian, kehutanan, perkebunan, pendidikan anak usia dini, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila,” katanya. Ditambahkan, pelaksanaan TMMD kali ini melibatkan 140 personel yang berasal dari Kodim, Polres, DPU, Pemerintah Desa, Hansip, Pramuka serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Daryanto, yang membacakan sambutan dari Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, mengatakan, TMMD berlangsung secara serempak di 35 kabupaten/lota se-Jawa Tengah. TMMD tersebut diadakan selama dua kali dalam setahun, yang dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan. Kegiatan yang dilakukan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat ini diharapkan mampu merekatkan hubungan antara TNI dan rakyat.

Selain pejabat di lingkungan TNI dan Polri, penutupan TMMD juga dihadiri oleh Forum Pimpinan Daerah, Kepala SKPD dan Camat se-Kabupaten Sragen.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge