0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Khawatirkan BPMKS Tidak Tepat Sasaran

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Trafficking, Paulus Haryoto (dok.timlo.net/red/aji)

Solo —  Komisi IV DPRD Kota Surakarta mengkhawatirkan adanya dugaan penyaluran Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) yang tidak tepat sasaran. Hal ini sebagai akibat lambannya prosedur penyaluran BPMKS yang kemudian menimbulkan peluang tidak tepat sasaran tersebut.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Paulus Haryoto, mengatakan yang dimaksud dengan tidak tepat sasaran tersebut, siswa yang mendapat BPMKS pada kenyataanya tetap ditarik iuran dengan alasan belum keluarnya BPMKS.

“Misalnya anak yang menerima BPMKS, mestinya tahun ini mendapat BPMKS tersebut. Namun karena lambannya pencairan, BPMKS nya baru cair di akhir tahun ajaran. Hal ini kemudian menjadi alasan sekolah tetap menarik iuran,” ujar Paulus kepada Timlo.net, Rabu (13/6) di Gedung Dewan.

Setelah BPMKS cair, tambah Paulus, kenyataannnya dana yang sudah ditarik dari orang tua tidak dikembalikan oleh sekolah. Mestinya dana tersebut dikembalikan soalnya sudah diganti oleh BPMKS. “Orangtua juga tidak mungkin meminta dana yang sudah dibayarkan tersebut, apalagi kalau anaknya sudah lulus,” tambah Paulus.

Paulus mengakui hal tersebut sebenarnya kesalahan Pemkot yang lamban mencairkan BPMKS, bukan kesalahan orangtua maupun sekolah. Meskipun demikian, Paulus meminta sekolah tidak menarik iuran yang sudah tercover oleh BPMKS.

“Terserah bagaimana caranya menalangi dana BPMKS jika belum cair. Yang pasti jangan menarik dari siswa,” tegas Paulus.

 

Dalam waktu dekat ini, Komisi IV sudah meminta data siswa penerima BPMKS kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora). ” Akan kita lihat ada pelanggaran tidak oleh sekolah terkait BPMKS tersebut,” pungkas Paulus.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge