0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DAK Pendidikan Boyolali Diduga Dikorupsi

Anggota Komisi IV DPRD Boyolali, Agus Ali Rosidi (Dok.Timlo.net/ Byll)

Boyolali — Kalangan DPRD Boyolali diminta menindaklanjuti dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan 2012 di Kabupaten Boyolali. Desakan tersebut muncul menyusul hasil investigasi yang dilakukan Pusat Telaah Informasi Regional (Pattiro). Pattiro mengancam akan melaporkan ke Kejaksaan Negeri Boyolali terkait dugaan korupsi tersebut.

Koordinator Pattiro, Alif Basuki, mengatakan pihaknya sudah melakukan investigasi di sejumlah sekolah penerima DAK. Dari hasil penelusuran tersebut ditemukan pelaksanaan DAK sengaja dikondisikan untuk tidak diswakelolakan akan tetapi disubkontrakkan pihak ketiga.

”Ini jelas bertentangan dengan peraturan Mendikbud Nomor 56 tahun 2011 tentang petunjuk teknis penggunaan dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan, dimana disebutkan pembangunan dilakukan secara swakelola,” tandas Alif Basuki, Selasa (12/6).

Pihaknya meminta DPRD untuk turun tangan ke lapangan dan mengecek serta memanggil Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga untuk dimintai klarifikasi. ”DPRD harus segera turun tangan, sesuai dengan fungsinya sebagai pengontrol dan mengawasi DAK, agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan,” ungkap Alif.

Di sisi lain, anggota Komisi IV DPRD, Ali Rosyidi mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan anggota Komisi IV lainnya. “Kita akan memanggil Disdikpora untuk meminta kejelasan dari persoalan tersebut,” tandas Ali.

Sementara itu, Kepala Disdikpora, Drajatno, membantah tuduhan tersebut dan siap memberikan keterangan kepada DPRD. ”Tidak ada itu penyalahgunaan wewenang, aturan sudah jelas dan dilapangan juga seperti itu,” tegasnya.  (byl)



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge