0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Perda Reklame

Asppro Minta DPRD Bersikap Tegas

Salah satu jalan di Kota Solo (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo — Asosiasi Perusahaan dan Praktisi Periklanan Solo (Asppro) meminta kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo bersikap tegas terkait penetapan peraturan daerah (Perda) reklame. Pasalnya, hingga kini Perda tersebut belum juga ditetapkan, padahal Asppro butuh payung hukum guna menjalankan program promosi.

Ketua Asppro, MH Qoyim, menilai kalangan dewan terlalu lambat dalam menetapkan Perda. Mengingat hingga kini belum diketahui secara pasti sampai dimana perkembangan Perda tersebut.

“Sampai saat ini Perda reklame belum digedok (diputuskan-red). Oleh sebab itu, kami ingin mempertanyakan kepada dewan sampai sejauh mana perkembangan Perda tersebut. Kami menilai dewan lambat dalam menetapkan Perda ini,” tegasnya kepada wartawan, di salah satu rumah makan di kawasan Pasar Nongko, Selasa (12/6).

Asppro sendiri butuh payung hukum secepatnya, sebab tanpa keberadaan Perda yang mengatur tentang penataan reklame jelas akan memengaruhi kondisi usaha. Bahkan, dikhawatirkan Kota Solo bisa menjadi hutan reklame yang tidak terkendali jika tidak ada peraturan yang mengikat.

“Kalau sekarang kami lihat dengan ketiadaan Perda reklame, semua jadi abu-abu. Kalau tidak ada Perda, Solo akan jadi hutan reklame yang tidak terkendali,” tandas Qoyim.

Terkait hal ini, Ketua Bidang Pengembangan Media Outdoor Asppro, Ginda Ferachtriawan, mendesak kalangan dewan agar secepat mungkin menetapkan Perda, sehingga ada kejelasan aturan main pemasangan reklame.

“Kami ingin secepat mungkin ada kejelasan aturan main reklame. Jangan sampai Perda digedok, teman-teman biro tidak diuntungkan karena tidak sesuai harapan,” kata dia.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge