0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Solo Kampung Art Digelar 16-19 Juni

Solo, Kota Budaya Berbasis Kampung

Ketua Panitia Solo Kampung Art, Hanindiawan (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Gelaran seni tahunan bertajuk Solo Kampung Art kembali menyapa warga Solo. Mengambil tema “Kampungku Kebanggaanku”, event tersebut bakal digelar Sabtu-Selasa (16-19/6) di Monumen Banjarsari Surakarta.

Tak jauh berbeda dari konsep acara tahun sebelumnya, Solo Kampung Art 2012 ini dikemas melalui pagelaran seni dan juga bazar produk kampung. Dengan melibatkan tak kurang dari 28 kelurahan, Solo Kampung Art yang masuk tahun ke- 3 ini bertujuan terus menggali keunikan kampung yang diwujudkan melalui karya seni.

Ketua Panitia Solo Kampung Art, Hanindiawan, mengatakan melalui Solo Kampung Art ini diharapkan pelaku seni dapat peka, bangga dan peduli dengan kampung dimana pelaku seni itu tinggal. “Kita yakin, banyak kampung yang sebenarnya punya filosofi yang belum digali untuk kemudian dapat ditampilkan lewat karya seni dalam event ini,” ujar Hanindiawan saat jumpa pers, Selasa (12/6), di Monumen Banjarsari.

Dengan munculnya kreasi seni kampung, tambah Hanindiawan, diharapkan akan menunjang pembangunan Kota Solo sebagai kota budaya berbasis kampung. “Ini penting bagi penguatan Solo sebagai kota budaya,” ujar Hanindiawan.

Dalam gelaran yang dimulai pukul 16.00 WIB – 22.00 WIB tersebut akan menampilkan berbagai kreasi seni antaralain ketoprak, karawitan, teater, hadrah dan berbagai kesenian kampung lainnya.

Pemilihan Monumen Banjarsari sendiri untuk kedua kalinya sebagai tempat penyelenggaraan Solo Kampung Art didasari atas aspek kenyamanan dan tempatnya yang strategis. Selain itu juga untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang publik itu sendiri.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge