0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Iptu Petra CK Tumengkol

Pulang Malam Dikira Maling

Kaur Bin Ops Satreskrim Polresta Solo, Iptu Petra CK Tumengkol (Dok.Timlo.net/ Dok.Pri)

Solo — Murah senyum. Sifat itu mungkin lebih tepat ditujukan bagi dara cantik kelahiran Cimanggis, 24 September 1986 ini. Wanita bernama lengkap Petra CK Tumengkol tersebut saat ini masih aktif menjadi Kaur Bin Ops Satreskrim Polresta Solo.

Petra, demikian ia akrab dipanggil mengawali karier polisinya pada 2008 lalu di Poltabes Solo (sekarang Polresta), setelah lulus dari Akpol tahun pada tahun yang sama. Seiring dengan perjalanan karier, ia kemudian diangkat menjadi Panit Reskrim Polsek Jebres selama kurang lebih satu tahun (2009-2010).

Alumni SMA Katholik St Yosef Denpasar (Bali) ini turut terlibat dalam sejumlah penangananan keamanan di Kota Solo. Salah satunya turut menangani kasus bom bunuh diri di GBIS Kepunton Solo beberapa waktu lalu.

Meskipun disibukkan dengan aktivitasnya di Mapolresta Solo, Petra yang berpangkat Iptu ini lebih suka meluangkan waktu untuk membaca buku. Ia mengaku lebih suka berbelanja buku dari pada shoping. Perkara penampilan pun, Petra bisa dibilang tidak neko-neko, kecuali cicin yang melingkar di jari manis dan jari tengah tangan kirinya. Eit, ada satu lagi cincin melingkar di jari manis tangan kanannya.

Karena profesi Polwan (polisi wanita) menjadi pilihannya sendiri, maka ia pun siap menghadapi segala risiko pekerjaan. Bahkan, pernah sekali, karena kesibukannya itulah, ia pulang hingga larut malam saat turut menangani kasus bom Kepunton. Suatu ketika, ia pulang menuju Asrama Polisi tempatnya tinggal. Namun, ketika sampai asrama kuncinya terjatuh.

“Saat saya berusaha mencari kunci yang terjatuh itulah, beberapa warga mengiranya maling,” kisah gadis berambut ikal ini mengakhiri obrolannya dengan Timlo.net, beberapa waktu lalu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge