0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BSM Rangkul Pengembang Garap Properti

KERJASAMA PROPERTI-Direktur Bank Syariah Mandiri, Hanawijaya berjabat tangan dengan Ketua Real Estate Indonesia (REI) Soloraya, Yulianto W Kusuma, seusai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) properti, di Best Western Premier Hotel Solo, Senin (11/6) (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo — Bank Syariah Mandiri (BSM) dalam kurun waktu setahun terakhir, rupanya cukup serius bermain di pasar pembiayaan properti nasional. Bahkan, guna memantapkan performa bisnisnya, bank inipun tak segan merangkul kalangan pengembang perumahan di kawasan Soloraya.

Agresivitas Bank Syariah Mandiri ini dibuktikan dengan dilakukannya penandatanganan memorandum of understanding (MoU) alias nota kesepahaman bersama dengan asosiasi pengembang perumahan, Real Estate Indonesia (REI) Soloraya, di Best Western Premier Hotel Solo, Senin (11/6).

Kepada wartawan, Direktur Bank Syariah Mandiri, Hanawijaya, menyampaikan kerjasama tersebut perlu dilakukan mengingat saat ini potensi pembiayaan syariah cukup terbuka lebar. “Dengan outstanding Rp 75 miliar perbulan, ini berarti bahwa tuntutan pasar memang besar,” ujarnya.

Terkait hal ini, Bank Syariah Mandiri telah mengoperasikan unit pembiayaan yang diberi nama Consumer Financing Business Office (CFBO). Unit anyar ini akan secara khusus melayani proses pembiayaan kepemilikan properti.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua REI Soloraya, Yulianto W Kusuma, menyambut positif kerjasama pengembangan properti dengan Bank Syariah Mandiri. Mengingat sejauh ini, banyak di antara calon debitur menginginkan pembiayaan perumahan secara syariah.

“Sejauh ini sudah ada yang minta layanan syariah. Terutama mereka yang sudah tahu karena lebih safe. Artinya tidak terpengaruh fluktuasi suku bunga bank,” pungkasnya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge