0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Juga Minta SIEM Tidak di Balekambang

Wakil Ketua DPRD Surakarta, Supriyanto (Dok.Timlo.net/Daryono)

Solo —  Pro-kontra tempat penyelenggaraan Solo International Ethnic and Contemporary Music (SIEM) 2012 di Balekambang, akhirnya mengundang perhatian Pimpinan DPRD Kota Surakarta angkat bicara. Wakil Ketua Dewan Supriyanto menilai tempat penyelenggaraan SIEM harusnya menyesuaikan dengan acara atau sifat kontes atu pertunjukkan acara tersebut.

Supriyanto mengakui jika Taman Balekambang sebagai bagian konservasi alam harus dilindungi. Namun begitu, Supriyanto enggan secara tegas menolak digelarnya SIEM di Taman Balekambang. “Yang utama, Balekambang merupakan kawasan heritage. Untuk SIEM mungkin perlu ada solusi tempat yang lain,” ujarnya kepada Timlo.net, Senin  (11/6) melalui sambungan telepon.

Sebenarnya, tambah Supriyanto, Taman Balekambang dilihat dari lahan parkirnya tidak menjadi masalah untuk dipakai sebagai tempat digelarnya SIEM meskipun sedang ada Pasar Darurat Depok. Supriyanto menilai lahan parkir masih memungkinkan. “Lahan parkir saya rasa memungkinkan, hanya bagaimanapun Balaikambang kawasan heritage, itu utamanya,” jelasnya.

Ditanya, apakah Pimpinan Dewan akan mengirim surat keberatan kepada Pemkot, Supriyanto enggan menjelaskan. “Mungkin sebaiknya Pemkot perlu membicarakannya dengan penyelenggara SIEM,” tukasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge