0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dibangun Hanya dengan Anggaran Rp40 Miliar

Sumartono: Jangan Berharap Lebih pada RSUD Ngipang

Kepala Dinsosnakertrans Solo, Sumartono Kardjo (Dok.Timlo.net)

Solo —  Direktur RSUD Ngipang, Sumartono Kardjo, meminta masyarakat Solo dan DPRD tidak over ekspektasi (berharap lebih) terkait pembangunan RSUD Ngipang. Hal ini karena dengan anggaran Rp 40 miliar untuk membangun sebuah rumah sakit merupakan anggaran yang kecil. Demikian disampaikan Sumartono saat ditemui wartawan, belum lama ini, di Gedung Dewan.

Sumartono mencontohkan, Rumah Sakit Ken Saras di Ungaran yang dimiliki pemerintah daerah dibangun dengan anggaran Rp 400 miliar dengan kelas yang sama dengan RSUD Ngipang. Pekalongan juga begitu, mereka membuat rumah sakit dengan anggaran Rp 60 miliar.

“Saya hanya takut masyarakat terlalu ekspektasi, seakan-akan dengan Rp 40 miliar kita bisa berbuat segalanya. Rp 40 miliar dengan all in dan sarana prasarana merupakan angka yang kecil,” ujar Sumartono.

Menurut Sumartono, dirinya pernah dikritik oleh anggota DPRD, kok terkesan tidak optimis membangun rumah sakit. “Saya katakan, saya bukan tidak optimis. Saya hanya takut dengan angka Rp 40 miliar kita terlalu over ekspektasi,” kata Sumartono sembari menambahkan, kalau membangun kantor dengan angka segitu (Rp 40 Miliar) iya, tetapi jika rumah sakit tidak.

RSUD Ngipang sendiri direncanakan akan beroperasi pada Agustus mendatang. Saat beroperasi nanti, RSUD yang lama di Kestalan kemungkinan akan dijadikan Puskesmas. Namun, menurut Sumartono tergantung kepada Pemkot. Pihaknya akan mengembalikan aset tersebut kepada Pemkot, terserah mau dipakai apa oleh Pemkot.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge