0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Euro 2012, Nonton Bareng Luwih Gayeng

Forum Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (Formasi) IAIN Surakarta menggelar aksi untuk mematikan 10 TV dan menyalakan 1 TV untuk nonton Euro 2012, di arena CFD, Minggu (10/6), (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Semarak Piala Eropa (Euro) 2012 merambah ke pelosok dunia, termasuk Solo. Banyak warga Kota Bengawan yang setiap malam hingga dinihari menyalakan TV untuk menyaksikan turnamen sepakbola di Benua Biru empat tahun sekali tersebut.

Beranjak dari peristiwa tersebut, maka mendorong Forum Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (Formasi) IAIN Surakarta menggelar aksi untuk mematikan 10 TV dan menyalakan 1 TV untuk nonton Euro 2012.

Sosialisasi yang diadakan di arena Car Free Day (CFD) Jl Slamet Riyadi Solo, Minggu (10/6) tersebut menyedot perhatian pengunjung CFD. Bagaimana tidak? Aksi tersebut menyadarkan para pengunjung CFD bahwa nonton Euro akan lebih gayeng apabila beramai-ramai.

Seperti yang dikatakan Sunardi, warga Sumber. “Biasanya kami sering nonton bola rame-rame di gardu Poskkamling kampung kami,” ujarnya.

Menurut penuturan Wibowo, selaku koordinasi aksi tersebut, aksi yang dilakukan itu bertema Power Saving in The European Cup, Warga Solo Hemat Listrik, Nonton Bareng Luwih Gayeng.

Karena belajar dari Piala Dunia 2 tahun yang lalu, pemakaian listrik pada saat digelarnya pesta bola sedunia tersebut melonjak naik. Padahal kita dihimbau pemerintah untuk melakukan penghematan listrik.

“Pemakaian listrik saat Piala Dunia (2010) naik secara drastis. Jangan sampai saat even ini (Euro 2012) terjadi hal itu (kenaikan pemakaian listrik),” ujar Wibowo kepada Timlo.net.

Power Saving in The European Cup 2011, lanjutnya, mengajak masyarakat Solo pada khususnya dan seluruh masyarakat pengguna listrik pada umumnya untuk menghemat tenaga listrik selama gelaran Piala eropa 2012, yang berdampak pada kebiasaan penggunaan listrik setiap hari.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge