0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rekomendasi Bekas Pabrik Es Saripetojo

Wawali: Bangun Hotel Silakan, Mall Tidak Boleh

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo — Wakil Walikota FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengaku telah menerima surat pemberitahuan resmi rekomendasi Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah terkait bangunan bekas pabrik Es Saripetojo, Purwosari. Untuk itu Pemkot akan melakukan pendampingan ke depannya jika memang Saripetojo akan dibangun. Hal ini diungkapkan Rudy saat ditemui wartawan, Minggu (10/6) di Taman Cerdas Gandekan.

Dalam rekomendasi tersebut, dijelakan Rudy, bangunan bekas pabrik es Saripetojo dinilai BP3 merupakan bangunan baru, bukan merupakan bangunan cagar budaya. Yang dinilai bangunan cagar budaya adalah rumah dinasnya. “Sudah kita terima pemberitahuannya. Isinya pertama Rekomendasi BP3, kedua penjelasan bangunan mana yang merupakan cagar budaya. Kewajiban Pemkot untuk melakukan pendampingan, minimal Lurah dan Camat,” ujar Rudy.

Ke depan, Rudy mempersilahkan jika bekas pabrik es Saripetojo mau dibangun, yang penting sesuai Perda RTRW. “Rencananya mau dibangun hotel. Kan ijinnya belum kita terima. Ya silahkan saja, jika hotel tidak masalah, kalau Mall memang tidak bisa karena bertentangan dengan Perda No 5/2011 tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern,” tegas Rudy.

Sebagai informasi, lahan Saripetojo yang merupakan milik Perusda Citra Mandiri sebelumnya akan dibangun Mall, namun mendapat pertentangan dari masyarakat dengan alasan bertentangan dengan Perda No 5/2011 serta bangunan Saripetojo merupakan bangunan cagar budaya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge