0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Distribusi Tertutup LPG 3 Kg Belum Berjalan

Solo — Sistem kendali distribusi tertutup LPG tiga kilogram yang beberapa waktu lalu sempat digulirkan hingga kini belum berjalan. Padahal, sistem ini dinilai cukup potensial untuk memperketat jalur pendistribusian, sehingga penyaluran LPG dapat tepat sasaran serta kuotanya bisa terjaga.

Hal itu diakui Ketua Bidang LPG 3 kg Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Solo, Budi Prasetyo, baru-baru ini. Menurutnya, ada beberapa alasan yang membuat sistem kendali distribusi tertutup belum berjalan.

Di antaranya karena harus mempertimbangkan banyak aspek yang menyangkut sosial. Termasuk perlunya sejumlah penyesuaian terkait karakteristik daerah.

“Distribusi tertutup memang tidak mudah. Perlu penyesuaian-penyesuaian seperti alokasi yang dibutuhkan Solo berapa ataupun bagaimana cara menangani gesekan-gesekan,” ujar Budi.

Diakui pula, dengan belum berjalannya sistem kendali distribusi tertutup ini, pada akhirnya membuka celah masuknya tabung LPG tiga kilogram dari luar Kota Solo. Saat ini saja masih banyak tabung LPG ukuran tiga kilogram dari Jawa Timur yang masuk ke Kota Bengawan. Akibatnya, tidak bisa diketahui secara pasti berapa kebutuhan riil LPG bersubsidi untuk masyarakat.

Sementara itu, rata-rata distribusi LPG tiga kilogram dari Pertamina untuk Kota Solo mencapai 17.776 tabung perhari. Jumlah itu disalurkan ke sebelas agen LPG yang ada.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge