0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pawang Kerbau Kyai Slamet Gantung Diri

Kandang Kerbau Bule Alun-alun Selatan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. (Dok.Timlo.net/ Iwan Kawul)

Solo — Minggu (10/6) pagi yang cerah di Alun-alun Kidul Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mendadak gempar lantaran ditemukan seorang laki-laki gantung diri di pohon beringin kembar yang berada di tengah alun-alun.

Dari informasi yang di himpun Timlo.net di lokasi kejadian, laki-laki yang gantung diri tersebut adalah Gunadi (61), warga Bibis Wetan, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari. Gunadi ditemukan gantung diri di pohon beringin kembar sebelah timur.  Pertama kali ditemukan oleh istrinya Yanti dan Bambang seorang tukang kebun di Mapolsek Pasar Kliwon.

Kepada Timlo.net, teman korban, Srihartatik (40) warga Jebres, Surakarta, menuturkan Babe, Panggilan akrab Gunadi, laki-laki yang sehari-hari menjadi pawang Kerbau Kyai Slamet ini beberapa hari ini kelihtan diam saja. “Beberapa hari ini tidak banyak bicara. Tadi malam masih sempat ketemu dan ngobrol sama saya ‘urip ga ono gunane’ begitu,” tutur Hartatik menirukan Gunadi, Minggu malam.

Saksi lain, Sunaryo (52) warga Mojosongo yang juga teman Babe, menuturkan beberapa hari korban tidak nafsu  makan. Sementara istri Gunadi, Yanti saat ditemui untuk dikonfirmasi masih menunjukkan kesedihan yang mendalam.

“Kemarin habis ngasih uang anaknya Rp 1,5 juta. Uang ini untuk beli terbelo kalau saya mati,” tutur Yanti mengenang kata-kata terakhir suaminya.

Jasad Gunadi tergantung di pohon beringin dengan menggunakan tali yang biasa untuk tali kerbau. Jasat langsung dibawa keluarganya. “Tidak ada kejanggalan pada kematian korban, murni bunuh diri, jenazah sudah diambil keluarganya,” jelas Kapolsek Pasar Kliwon AKP Parni Handoko saat di temui Mapolsek Pasar Kliwon, Minggu (10/6) pagi.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge