0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PPDB SD Dilarang Pakai Tes Calistung

Kepala Dinas Dikpora Surakarta, Rakhmat Sutomo (dok.timlo.net/niza novita)

Solo — Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Surakarta melarang seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD memakai tes membaca, menulis dan menghitung (Calistung).  “Anak-anak belum saatnya untuk dipaksa belajar Calistung,” tegas Kepala Dikpora Surakarta, Rakhmat Sutomo, di ruang kerjanya, Sabtu (9/6). Dijelaskan, anak-anak merupakan usia emas yang harus diisi dengan permainan.

Kepala Dikpora Surakarta mewajibkan pada PPDB SD, baik negeri maupun swasta di Kota Solo harus mematuhi peraturan tersebut. “Seleksinya sesuai prioritas yaitu umur, jarak tempat tinggal, dan kecepatan mendaftar,” ujarnya.

Dijelaskan, usia minimal anak saat mendaftar di SD adalah 6 tahun. “Jika kurang dari itu maka tidak diprioritaskan. Yang jelas orangtua dan sekolah tidak boleh memaksakan anak untuk Calistung. Belajar berhitung itu boleh asalkan diajari dengan sebuah nyanyian, bermain seperti itu,” tandasnya.

Meski demikian Rakhmat Sutomo tidak mau memberikan komentar terkait sanksi yang akan diberikan kepada sekolah yang nekad menggunakan seleksi dengan Calistung. Menurutnya jika anak dipaksakan untuk belajar dan meninggalkan masa bermainnya maka perkembangan otak anak menjadi buruk.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge