0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Air Bersih, RSUD Andalkan PDAM dan Sumur Dangkal

Kepala Dinsosnakertrans Solo, Sumartono Kardjo (Dok.Timlo.net)

Solo —  Direktur RSUD Ngipang, Sumartono Kardjo memastikan kebutuhan air untuk RSUD akan terpenuhi. Kebutuhan air tersebut dicukupi melalui pemasangan istalansi PDAM dan juga beberapa sumur dangkal. Hal ini diungkapkan Sumartono saat ditemui wartawan, Jumat (8/6), di Gedung Dewan

Semula untuk kebutuhan air bersih, jelas Sumartono,  RSUD akan membangun sumur dalam. Namun rencana tersebut batal karena tidak diperkenankan dan juga  kualitas air sumur dalam diragukan. Solusinya RSUD telah  mengajukan pemasangan instalansi PDAM senilai Rp 40 juta yang dananya dibiayai dari APBD.

“Dengan jumlah kamar 100-150 kamar, kemungkinan kebutuhan air ketika mencapai 200 m3 per hari. Secara kualitas, sejelek-jeleknya air PDAM sudah layak digunakan,” ujar Sumartono.

Meskipun secara kualitas sudah baik, air dari PDAM itu  nantinya tetap akan disaring lagi di RSUD. RSUD akan menampung air PDAM itu dalam bak penampung untuk kemudian diproses agar benar-benar layak konsumsi. “Akan kita bangun instalansi RO, semacam penyaringan air yang dimiliki perusahaan penjual air kemasan,” tambahnya

Ditanya tentang kemampuan PDAM menyuplai, mengingat daerah Solo utara merupakan daerah yang minim pasokan air dari PDAM, Sumartono mengaku tak khawatir. “Setahu saya di Kadipiro, PDAM punya sumur dalam. Mestinya  secara kuantitas mencukupi,” ujarnya.

Sedangkan untuk menambah kepastian pasokan, RSUD juga membuat sumur dangkal guna mengantisipasi kemungkinan gangguan layanan PDAM. “Untuk air dari sumur dangkal ini memang  secara kualitas tidak bisa langsung untuk dipakai sebagai air minum. Namun bisa untuk mencuci, mandi dan menyiram tanaman. Untuk minum lebih baik beli jika pasokan PDAM nya mengalami gangguan,” pungkasnya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge