0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Mengempukkan Daging Tak Perlu Pakai Obat Sakit Kepala

Meski menjadikan warna berubah kuning pencampuran bahan alami dalam air rebusan daging dipercaya tidak menimbulkan efek buruk bagi kesehatan (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Sepertinya sudah menjadi semacam rahasia umum di kalangan pedagang makanan berbahan daging bahwa untuk mempersingkat proses pengempukan daging diberi tambahan obat sakit kepala. Obat yang dijual bebas di pasaran tersebut dicampur bersamaan dengan memasukkan daging ke dalam air waktu direbus.

Cara seperti ini diyakini akan mampu membuat proses pengempukan daging menjadi lebih singkat. Paling tidak daging jadi empuk hanya dalam waktu kurang dari satu jam. Jika direbus dengan air biasa tanpa tambahan apapun lamanya bisa sampai 1,5 jam bahkan lebih.

“Tapi dengan mencampurkan obat sakit kepala pasti akan berakibat jelek bagi kesehatan Mas, lebih-lebih kalau dikonsumsi dalam waktu lama,“ ujar Sari, pemilik Warung Makan Mbah Man, di Wonogiri, Sabtu (9/6).

Menurut Sari, pencampuran bahan kimia dalam rebusan daging akan membuat perubahan pada massa jenis air dan menjadikan titik didih semakin singkat. “Tapi ya itu Mas, jelek bagi kesehatan. Mendingan menggunakan bahan alami yang lebih sehat,” ujarnya sembari menambahkan, untuk mengempukkan daging bisa menambahkan lengkuas, batang serai dan kunyit.

Senada, Sumiyati, penjual soto daging ayam di sekitaran Alun-alun Giri Kridha Bhakti menuturkan, pemakaian bahan alami akan lebih sehat dan tidak beresiko. “Memang ada beberapa pedagang nakal yang mencampur obat sakit kepala Mas. Tapi kalau saya lebih pilih kunyit kuning, laos, dan rempah-rempah “ jelas dirinya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge