0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Cari Penyebab Kenaikan Permintaan Elpiji

Kepala bagian Administrasi Perekonomian Setda kota Solo Asih Widodo (timlo.net - dhefi)

Solo —  Permintaan gas elpiji bersubsidi 3 kg di Kota Solo selama kurun waktu awal Juni hingga kini mengalami peningkatan. Untuk mengantisipasi kelangkaan elpiji sampai dengan tingkat pengecer, Pemkot meminta kepada Pertamina untuk menambah penambahan kuota elpiji di 11 agen sebanyak 3,5 persen dari sebelumnya. Saat ini, jumlah kuota elpiji 3 kg yang didistribusikan di kota Solo lebih dari 160.000 tabung tiap bulannya.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kota Solo Asih Widodo mengatakan, pihaknya akan mencari penyebab peningkatan permintaan elpiji yang terjadi akhir-akhir ini. Ia menilai, peningkatan permintaan di bulan Juni ini tidak lumrah. “Biasanya peningkatan permintaan terjadi pada Bulan Puasa atau menjelang Hari Raya (Idul Fitri). Tapi kenapa di bulan Juni ini justru meningkat?” katanya kepada wartawan, Jumat (8/6). Padahal, beberapa bulan sebelumnya permintaan elpiji masih relatif stabil.

Asih mengaku peningkatan permintaan yang terjadi cukup signifikan. Hanya saja, ia belum menghitung angka kenaikan itu secara pasti. Rencananya pekan depan pihaknya akan mengecek langsung ke seluruh agen elpiji di Kota Solo sambil menganalisa penyebab kenaikan tersebut. Bersama dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas), dirinya akan turun dan memantau langsung perkembangan distribusi elpiji ke 11 agen.

Ia berharap, tidak sampai terjadi kelangkaan elpiji di pasaran. Dengan adanya penambahan kuota pada bulan ini diharapkan bisa menstabilkan distribusi elpiji sampai ke tingkat pengecer.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge