0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

LPG 3 Kg Kembali “Bergoyang”

Tabung gas elpiji 3 Kg (Ilustrasi) (Dok.Timlo.net/Epri)

Solo — Peredaran gas LPG ukuran tiga kilogram, pekan ini kembali “bergoyang”. Jika di sebagian pengecer pasokan gas petrolium cair ini mulai berkurang, di tingkat pangkalan LPG tiga kilogram jadi rebutan konsumen.

Sebagaimana terjadi di Toko Bambang, menurut karyawan setempat, Dwi Herlambang, dalam sepekan terakhir pasokan LPG di tokonya mulai berkurang. Jika sebelumnya jumlah LPG yang diterima bisa mencapai 30 tabung perhari, namun kini hanya sepuluh hingga sebelas tabung saja dalam sehari.

Saat disinggung penyebab berkurangnya jumlah pasokan, ia mengaku tidak mengetahuinya secara pasti. Sementara dari sisi harga, sejauh ini tidak ada perubahan alias masih stabil pada angka Rp 14.500.

Sementara itu, manajer PT Agung Jaya, Yulita, menyatakan dalam dua hari terakhir respon konsumen atas LPG tiga kilogram di pangkalannya luar biasa besar. Bahkan, sempat terjadi antrean dan saling berebut LPG di kalangan konsumen hingga ada yang tidak kebagian.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab besarnya permintaan. Padahal tidak ada pengurangan pasokan dari agen, hingga kini pangkalan mendapat jatah LPG seperti biasa, yakni 300 tabung perhari.

“Sebelumnya tidak sampai antre, tapi mulai, Rabu (6/6) kemarin dan Kamis (7/6) ini terjadi antrean, bahkan saling rebutan. Mungkin karena permintaan di masyarakat lagi naik,” ujar Yulita, saat ditemui wartawan, di pangkalan setempat.

Ia menilai, besarnya respon masyarakat atas LPG tiga kilogram ini bukanlah dipicu faktor kelangkaan. Pasalnya, suplai dari Pertamina cenderung bertambah.

Saat ini saja agen LPG PT Melon Gasindo telah mendapatkan tambahan suplai dari Pertamina sebanyak 43 unit tabung. Jika semula suplai LPG tiga kilogram sebanyak 2281 tabung, namun mulai awal Juni naik menjadi 2324 tabung.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge