0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penjualan Stiker Untuk Bangun Jalan Diprotes Warga

Stiker Yang Dijual Untuk Membantu Iuran Pembangunan Jalan di Desa Banaran (Dok. Timlo.net/ Sahid)

Sukoharjo —  Sejak Senin (5/6) lalu, pengguna jalan yang melintas di Jalan Arjuna, Desa Banaran, Kecamatan Grogol, Sukojarjo dicegat sejumlah petugas Hansip dan pemuda. Pencegatan pengguna jalan yang melintas di wilayah itu, bukan merupakan aksi kriminalitas, melainkan meminta sumbangan sukarela kepada pengguna jalan dengan dalih sebagai bantuan untuk pembangunan jalan Arjuna yang rusak.

Untuk sepeda motor, rata-rata diminta iuran Rp 5 ribu, sedangkan untuk mobil Rp 20 ribu. Selain itu, kendaraan yang telah memberikan bantuan iuran pun di tempeli stiker sebagai wujud partisipasi rencana pembangunan jalan Arjuna.

Aksi tesebut tidak berjalan mulus, lantaran sebagian pengguna jalan menilai aksi tersebut tidak tepat. Ironisnya lagi, sebagian warga desa tersebut tidak setuju dengan aksi menghimpun iuran dijalan dan memprotesnya, karena di anggap sebagai pungutan liar atau pungli.

Sukarno, warga Rt 5/ Rw 5 Banaran, Grogol yang juga anggota Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Banaran mengatakan, digelarnya aksi himpun di jalan tersebut tidak melibatkan BPD. Pihaknya menyatakan aksi yang dilakukan tersebut tidak bijak. Pasalnya, bila pengguna jalan umum dari berbagai daerah yang melintasi jalan itu harus menanggung biaya perbaikan di nilai tidak etis.

“Sebenarnya sebagaian dari kami tidak setuju dengan langkah itu. Jelas merupakan pungutan liar, karena juga tidak melibatkan BPD. Kami sudah dengar rencana aksi ini minggu lalu. Dan ini sudah terlanjur dilakukan oleh warga,” ujarnya.

Pihaknya bersama angota BPD yang lain dan masyarakat akan kembali menggelar rapat untuk membahas permasalahan tersebut. Diharapakan, langkah yang diambil nantinya tidak akan merugikan orang lain.

“Kita sudah pernah mengajukan proposal perbaikan jalan ke DPU Sukoharjo. Saat ini masih dalam daftar tunggu. Dan dijadwalkan baru akan diperbaiki pada 2013 mendatang. Kita akan mengundang masyarakat utuk membicarakan hal ini lebih lanjut,” pungkasnya.

Diketahui Jalan Arjuna merupakan jalan sepanjang 1 km yang merupakan jalan desa. Di sisi kanan kirinya merupakan Pabrik Ambassador Batik Keris dan perkampungan juga persawahan. Kondisinya memang rusak parah.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge