0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hangabehi-Tedjowulan Akan Dikirab

(timlo.net - dhefi)

Solo —  Sebagai bentuk rasa syukur dengan adanya rekonsiliasi dan perdamaian di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Dwitunggal Hangabehi-Tedjowulan akan dikirab. Rencananya, kirab dilaksanakan pada Minggu (17/6) mendatang, dua hari pasca Jumenengan Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi yang dilaksanakan pada Jumat (15/6).

Walikota Solo Joko Widodo menjelaskan, kirab dilakukan sebagai bentuk rasa syukur karena proses rekonsiliasi dua raja telah dapat terselesaikan. “Sebagai bentuk syukur, wujud kebahagiaan kita karena semua bisa rukun,” kata Jokowi, sapaan Walikota kepada wartawan, Kamis (7/6).

Dalam kirab tersebut, selain dua tokoh dwitunggal keraton, juga diikuti Walikota, Wakil Walikota serta unsur Muspida dan beragam aksi kesenian yang ada di Kota Solo. “Ini baru dirancang konsepnya,” tambahnya. Jokowi sendiri rencananya akan memakai kostum pakaian adat Jawa berupa setelan beskap, dan naik Kereta Kencana bersama unsur Muspida.

Sementara rute yang akan dilalui nanti mulai dari Pagelaran keraton ke utara, sampai dengan bundaran Gladak terus ke utara, memutar melewati Kantor Telkom Solo ke arah timur dan kembali lagi ke dalam keraton. “Saya sudah usul supaya kirabnya bisa ke Jalan Slamet Riyadi, itupun kalau bisa. Tapi kalau tidak bisa ya monggo,” terangnya.

Saat ini, menurutnya, Hangabehi sudah kembali berada di dalam kompleks Kamandungan keraton. Namun keberadaan Hangabehi di dalam keraton belum diikuti Tedjowulan. Rencananya, Tedjowulan akan masuk ke dalam kompleks keraton tepat pada saat hari Jumenengan PB XIII dilaksanakan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge