0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hati-hati, Ada Penduduk Semu di Kota Solo!

Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Muhammad Rodhi (Dok.Timlo.net/daryono)

Solo —  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surakarta diminta ketat terkait pengajuan data kependudukan. Hal ini menyusul adanya praktek warga titipan dengan menitipkan anak sekolah dari luar Kota Solo untuk kemudian tercatat sebagai warga Solo.

Praktek ini dengan cara menitipkan anak yang bersangkutan dalam Kartu Keluarga (KK) saudara atau kenalan yang merupakan warga Solo. Dengan tercatatnya sebagai warga Solo, maka siswa tersebut ingin mendapatkan Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS), dimana kuotanya lebih besar diperuntukkan bagi warga Solo.

Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta Muhammad Rodhi mengatakan, pengetatan data tersebut juga supaya tidak adanya data kependudukan ganda. “Kita tidak ingin ada penduduk semu di Kota Solo,” ujar Rodhi saat ditemui wartawan, Kamis (7/6) di Gedung Dewan.

Muhammad Rodhi mengatakan karena sistem kuota BPMKS bagi warga Solo yang lebih besar daripada warga di luar Solo tentu akan menyebabkan adanya keinginan warga di luar Solo untuk dapat masuk ke Solo. “Itu seperti halnya pepatah, dimana ada gula di situ semut akan berdatangan,” ujar Rodhi.

Terkait hal tersebut, Rodhi mencontohkan, seperti PKMS ada persyaratan penerimanya harus merupakan warga Solo yang sudah berdomisili di Solo minimal 3 tahun. “Mestinya untuk BPMKS juga begitu,” ujat Rodhi.

Selain itu, tambah Rodhi, alokasi BPMKS berdasarkan domisili orangtua bukan domisili anak/siswa. “Meskipun anaknya domisili di Solo tetapi orangtuanya warga non-Solo maka ia akan masuk kuota BPMKS non-Solo,” ujar Wakil Ketua DPRD dari PKS ini.

Adanya kuota BPMKS sendiri merupakan upaya Pemkot untuk melindungi warga Solo dalam bidang pendidikan. Jangan sampai masyarakat Solo justru tidak bisa mendapatkan pendidikan. Rodhi juga meminta sekolah-sekolah untuk secqra cermat dalam menyeleksi siswa dalam penerimaan BPMKS.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge