0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Air Bersih Tembus Rp 150.000/Tangki

Beli Air Bersih, Warga Lereng Merapi Urunan

Warga Kemalang sedang mengisi bak tandon air dari mobil tangki (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Memasuki musim kemarau ini sejumlah warga lereng Gunung Merapi di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten membeli air bersih dengan cara gotong-royong alias urunan.  Untuk membeli air bersih warga harus merogoh Rp75 ribu – Rp150 ribu per tangki.

Di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang misalnya. Setidaknya ada 77 Kepala Keluarga (KK) di tiga dukuh yakni Girtengah, Gedong Ijo dan Girpasang harus membeli air bersih dengan cara berkelompok.

“Harga satu tangki dengan kapasitas 5 ribu liter air sudah mencapai Rp75 ribu – Rp 150 ribu. Ketika sudah mencapai puncak musim kemarau, dimungkinkan harganya bisa lebih dari Rp 200 ribu per tangki,” ujar Kades Tegalmulyo, Sutarto, Kamis (7/6).

Kondisi yang sama juga dialami warga empat dukuh di Desa Sidorejo, yakni Dukuh Deles, Petung, Bangan dan Kadirejo. Seudah dua pekan ini warga di tempat itu telah kehabisan persediaan air bersih.

“Warga mulai membeli air seharga Rp75 ribu per tangki isi 5 ribu liter. Kami berharap ada droping bantuan air dari pemerintah,” kata Kades Sidorejo, Suroso.

Sementara itu, selain Kecamatan Kemalang, empat kecamatan lainnya di Klaten juga mengalami kekurangan pasokan air bersih menyusul musim kemarau saat ini. yakni Kecamatan Karangnongko, Manisrenggo, Tulung dan Jatinom.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten telah melakukan persiapan droping air ke di daerah rawan kekeringan tersebut.

“Kami sedang mempersiapkan pengiriman bantuan air bersih. Untuk droping air bersih di lima kecamatan itu disiapkan delapan mobil tangki,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Bencana BPBD Klaten, Joko Rukminto.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge