0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tiap Bulan Ada Pesanan 20 Ton

Bisnis Pupuk Organik Kian Menjanjikan

Pupuk organik (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Pola pertanian organik di wilayah Wonogiri tampak mulai menunjukkan tren positif. Dalam bulan Mei kemarin saja, permintaan pupuk organik untuk konsumsi dalam kabupaten  mencapai 20 ton.

“Bulan Juni ini juga ada pesanan 20 ton, dan hingga minggu ini sudah kami penuhi separuhnya, sisanya sedang kami proses,” ungkap Midi (43), produsen pupuk organik dari Desa Sugihan, Kecamatan, Jatiroto, Wonogiri, Kamis (7/6).

Pesanan sebanyak menurutnya, berasal dari dalam wilayah Wonogiri. “Menurut yang biasa pesan, pupuk organik lebih mampu menekan ongkos produksi dibanding buatan pabrik, dan hasil panenanya pun juga mengalami peningkatan, padahal sistem pertaniannya belum terlalu intensif,” jelas Midi.

Hal tersebut menurutnya masuk akal. Pasalnya biaya pengadaan pupuk organik jauh berada di bawah pupuk kimia. “Sebagai gambaran, satu karung pupuk organik dengan ukuran 25 kilogram kami jual Rp 20.000, bandingkan saja dengan pupuk kimia, sudah selisih banyak itu,“ ujarnya.

Diakui Midi, meski baru 3 tahun berkecimpung di dalam bisnis pembuatan pupuk organik, perkembangan yang dirasakannya cukup pesat. Terbukti dari semakin banyaknya pemesan yang meminati produknya.

“Padahal cara bikinnya tidak terlalu susah, bahannya pun mudah didapat, cuma kotoran ternak ditambah dedaunan, atau sisa sayuran yang tidak dimasak,” ungkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge