0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Judi Marak, Sang Bandar Jadi TO

Kapolres Boyolali, AKBP Hastho Rahardjo (dok.timlo.net/byl)

Boyolali — Maraknya aksi perjudian di Boyolali disikapi tenanan aparat berwajib. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah mengejar bandar dari perjudian tersebut.

Kapolres Boyolali AKBP Hastho Rahardjo melalui Kasat Reskrim AKP Dwi Haryadi mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen memberantas semua jenis penyakit masyarakat termasuk perjudian. Diakui, sebulan ini aksi perjudian di masyarakat meningkat. Hanya untuk memberantasnya, pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari semua elemen masyarakat.

Sejumlah kasus perjudian yang terungkap, disertai dengan penangkapan terhadap pelaku. Hanya untuk pelaku yang berhasil ditangkap baru sebatas penjual, untuk pelaku judi setingkat bandar hingga saat ini belum ada yang tertangkap.

”Kita memang baru berhasil menangkap penjual kecil-kecilan,untuk bandar masih kita buru,” papar AKP Dwi Haryadi, Rabu (6/6).

Praktik perjudian sendiri, lanjutnya dapat diberantas bila tidak ada oknum masyarakat yang tertarik untuk mencari peruntungan dengan berjudi, terutama judi jenis Cap Jie Kia yang sedang marak. ”Sepanjang tidak ada masyarakat yang membeli dan tertarik, maka tidak akan ada perjudian. Dan akan berhenti dengan sendirinya,” tandasnya.

Di sisi lain, penanganan kasus perjudian harus mendapat bukti-bukti yang cukup. Kendala yang dihadapi saat ini adalah modus baru dalam aksi perjudian. Salah satunya tidak menggunakan kertas rekapan untuk transaksi. Transaksi dilakukan dengan menggunakan SMS.  Modus ini dilakukan diduga untuk menghilangkan barang bukti. (byl)

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge